A Pengertian. Kolelitiasis atau koledokolitiasis merupakan adanya batu di kan-dung empedu, atau pada saluran kandung empedu yang pada umumnya komposisi utamanya adalah kolesterol (Williams, 2003). Menurut gambaran makroskopis dan komposisi kimianya, batu empedu di golongkankan atas 3 (tiga) golongan. 1. Batu kolesterol.
Fisiologis Defisit Nutrisi. 570 total views, 1 views today Defisit Nutrisi Asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme Penyebab Ketidakmampuan menelan makanan Ketidakmampuan mencerna makanan Ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien Peningkatan kebutuhan metabolisme Faktor ekonomi mis, finansial tidak mencukupi Faktor psikologis mis, stres, keengganan untuk makan Gejala dan Tanda Mayor Subjektif tidak tersedia Objektif 1. Berat badan menurun minimal 10% di bawah rentang ideal . Gejala dan Tanda Minor Subjektif Cepat kenyang setelah makan Kram/nyeri abdomen Nafsu makan menurun . Objektif Bising usus hiperaktif Otot pengunyah lemah Otot menelan lemah Membran mukosa pucat Sariawan Serum albumin turun Rambut rontok berlebihan Diare Kondisi Klinis terkait Stroke Parkinson Mobius syndrome Celebral palsy Cleft lip Cleft palate Amyotropic lateral sclerosis Kerusakan neuromuskular Luka bakar Kanker Infeksi AIDS Penyakit Crohn’s Enterokolitis Fibrosis kistik Defisit Nutrisi Luaran Utama Status Nutris Luaran Tambahan Berat Badan Eleminasi Fekal Fungsi Gastrointestinal Nafsu Makan Perilaku meningkatkan Berat Badan Status Menelan Tingkat Depresi Tingkat Nyeri Tautan SDKI – SIKI Intervensi Utama Manajemen Nutrisi Promosi Berat Badan. Intervensi Pendukung Edukasi Diet Edukasi Kemoterapi Konseling Laktasi Konseling Nutrisi Konsultasi Manajemen cairan Manajemen Demensia Manajemen Diare Manajemen Eliminasi Fekal Manajemen Energi Manajemen Gangguan Makan Manajemen Hiperglikemia Manajemen Kemoterapi Manajemen Reaksi Alergi Pemantauan Reaksi Alergi Pemantauan Cairan Pemantauan Nutrisi. Pemantauan Tanda Vital Pemberian Makanan Pemberian Makanan Enteral Pemberian Makanan Parenteral Pemberian Obat Intravena Terapi Menelan. sumber Buku SDKI – PPNI Edisi 1. Tautan Luaran Navigasi pos
1 Kelebihan volume cairan b/d perubahan mekanisme regulasi, peningkatan permeabilitas dinding glomerolus. 2. Intoleransi aktivitas b/d fatigue. 3. Kerusakan intergritas kulit b/d edema dan menurunnya tingkat aktivitas. 4. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d pembatasan cairan, diit, dan hilangnya protein. 5.DEFINISIKetidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh diagnosa nanda nic noc merupakan rencana asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami masalah Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dengan aplikasi nanda nic nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh adalah Asupan nutrisi tidak mencukupi untuk memenuhi asupan metabolicFAKTOR YANG BERUBUNGANKetidak mampuan untuk menelan atau mencerna makanan atau menyerap nutrient akibat factor biologis, psikologis atau ekonomi termasuk beberapa contoh non nanda berikutKetergantungan zat kimiaPenyakit kronisKesulitan mengunyah atau menelanFactor ekonomi Intoleransi makananKebutuhan metabolic tinggi Reflek mengisap pada bayi tidak efektifKurang pengetahuan dasar tentang nutrisiAkses terhadap makanan terbatas Hilang nafsu makan Mual dan muntahPengabaian oleh orang tuaGangguan psikologisBATASAN KARAKTERISTIKPenulis menyarankan penggunaan diagnosis ini hanya jika terdapat satu diantara tanda nanda berikutBerat badan kurang dari 20% atau lebih dibawah berat badan ideal untuk tinggi badan dan rangka tubuhAsupan makanan kurang dari kebutuhan metabolic, baik kalori total maupun zat gizi tertentuKehilangan berat baan dengan asupan makanan yang adekuatMelaporkan asupan makanan yang tidak adekuat kurang dari abdomenNyeri abdomenMenolak makanPersepsi ketidakmampuan untuk mencerna makanMelaporkan perubahan sensasi rasaMelaporkan kurangnya makananMerasa cepat kenyang setelah mengkonsumsi makananObjektifPembuluh kapiler rapuhDiare atau steatoreBukti kekurangan makananKehilangan rambut yang berlebihanBising usus hiperaktifKurang informasi/informasi yang salahKurangnya minat terhadap makanan Rongga mulut terlukaKelemahan otot yang berfungsi untuk menelan atau mnengunyahSARAN PENGGUNAANGunakan iagnosis ini untuk pasien yang dapat makan, tetapi tidak dapat mencerna, ingesti, atau menyerap zat gizi untuk memenuhi kebutuhan metabolic secara adekuat. Jangan gunakan diagnosis ini secara rutin untuk individu yang dianjurkan puasa atau individu yang benar-benar tidak mampu memasukkan makanan untuk alas an lainnya. Perawat tidak dapat memprogramkan intervensi secara mandiri untuk diagnosis ini, karena perawat tidak dapat memberikan nutrisi yang hilang dan tidak dapat mengubah instruksi puasa. Pasien dapat mengalami deficit nutrisi total atau mungkin dapat terjadi defisiensi nutrisi hanya pada satu jenis KEPERAWATANTujuan dan kriteria hasil NOCSetelah diberikan perawatan pasien akan menunjukkanMemperlihatkan status gizi asupan makanan dan cairan, yang dibuktikan oleh indicator sebagai berikuttidak adekuatsedikit adekuatcukup adekuatadekuatsangat adekuat Indicator 1 2 3 4 5 Makanan oral, pemberian makanan lewat selang, atau nutrisi parenteral total Asupan cairan oral atau IV mempertahankan berat badan…. Kg ata bertambah…kg pada…..tglnyamenjelaskan komponen gizi adekuatmengungkapkan tekad untuk mematuhi dietmenoleransi diet yang dianjurkanmempertahankan masa tubuh dan berat badan dalam batas normalmemiliki nilai laboratorium dalam batas normalmelaporkan tingkat energy yang adekuatIntervensi keperawatan NICIntervensi untuk semua ketidakseimbangan nutrisiPengkajianTentukan motivasi pasien untuk mengubah kebiasaan makanPantau nilai laboratotium, khususnya transferin, albumin, dan elektrolitManajemen nutrisiKetahui makanan kesukaan pasienTentukan kemampuan pasien untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Pantau kandungan nutrisi dan kalori pada catatan asupanTimbang pasien pada interval yang tepatPenyuluhan untuk pasien/keluargaAjarkan metode untuk perencanaan makanAjarkan pasien dan keluarga tentang makanan yang berizi dan tidak mahalManajemen nutrisi berikan informasi yang tepat tentang kebutuhan nutrisi dan bagaimana memenuhinyaAktivitas kolaboratifDiskusikan dengan ahli gizi dalam menentukan kebutuhan protein pasien yang mengalami ketidakadekuatak asupan proteinDiskusikan dengan dokter kebutuhan stimulasi nafsu makan, makanan lengkap, pemberian makanan melaui selang, atau nutrisi parenteral total agar asupan kalori yang adekuat dapat dipertahankanRujuk kedokter untuk menentukan penyebab gangguan nutrisiRujuk ke program gizi dikomunitas yang tepat jika pasien tidak dapat memenuhi asupan nutrisiyang adekuatManajemen nutrisi; tentukan dengan melakukan kolaborasi dengan ahli gizi jika diperlukan jumlah kalori, dan jenis zat gizi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan lainBuat perencanaan makan sesuai dengan selera pasienDukung anggota keluarga untuk membawa makanan kesukaan pasien’Suapi pasien jika perluManajemen nutrisi berikan pasien minuman dan kudapan bergizi tinggi protein, tinggi kaori yang siap dikonsumsi dan ajarkan pasien tentang cara membuat jadwal makan jika perluKesulitan mengunyah dan menelanPengkajianKaji dan dokumentasi derajat kesulitan mengunyah dan menelanAktivitas kolaboratifKonsultasikan dengan ahli terapi okupasiAktivitas lainYakinkan pasien dan berikan lingkungan yang tenang selama makanSiapkan kateter penghisap disamping tempat tidur dan alat pengisap selama makan, bila diperlukanUbah posisi psien semifowler atau fowlerLetakkan makanan pada mulut yang tidak bermasalah untuk memudahkan menelanManajemen nutriei; anjurkan pasien untuk menggunakan gigi palsuMual/muntahPengkajianIdentifikasi factor pencetus mual muntahCatat warna, jumlah dan frakuensiPenyuluhan untuk pasien dan keluargaInstruksikan pasien agar menarik napas dalam perlahan dan menelan secara sadar untuk mengurangi mua dan muntahAktivitas kolaboratifBerikan obat antiemetic atau analgetik sebelum makan sesuai dengan indikasiAktivitas lainMinimalkan factor yang dapat menimbulkan mual dan muntah, sebutkan kain basah dingin untuk diletakkan diatas dahi atau dibelakang leherTawarkan hygiene mulut sebelum makanBatasi diet untuk es batu dan air putih jika gejala parah, tingkatkan diet bila perluKehilangan selera makanPengkajianIdentifikasi factor yang mempengaruhi kehilangan selera makan pasienAktivitas lainBerikan umpan balik positif terhadap pasien yang menunjukkan selera makanBerikan makanan yang sesuai dengan keadaan dan keinginan klienManajemen nutrisi tawarkan kudapan jika perluBerikan makanan bergizi, tinggi kalori dan bervariasi sesuai keinginan pasienGangguan makanPengkajianPantau perilaku pasien yang berhubungan penurunan berat badanAktivitas kolaboratifKonsultasikan pada ahli gizi untuk menentukan asupan kalori harian klien yang dibutuhkanLaporkan kepada dokter jika pasien menolak makanBekerja sama dengan dokter , ahli gizi dan pasien untuk merencenakan tujuan asupan dan berat badanRujuk untuk memperoleh perawatan kesehatan jiwa, jika perluAktivitas lainBHSP dan mendukung dengan pasienKomunikasikan harapan terhadap kesesuaian asupan makanan dan cairan serta latihan fisikPertahankan makan pasien sesuai jadwalTemani pasien kekamar mandi sehabis makan dikhawatirkan pasien memuntahkan sengajaGali bersama keluarga pasien terhadap isu yng dapat mengurangi gangguan makanDiskusikan keuntungan perilaku makan yang sehat dan dampak ketidakpatuhanPerawatan dirumahSemua intervensi diatas dapat diadaptasi untuk perawatan dirumahApabila ada diagnosis depresi, rujuk kepelayanan kesehatan jiwa dirumahUntuk bayi dan anak-anakSesuaikan cara berkomunikasi saudara dengan tahap perkembangan anakAjarkan orang tua dan anak tetang pentingnya memilih kudapan yang sehat, bukan makanan yang tinggi gula, garam atau lemakApabila memungkinkan dan diperlukan batasi asupan susu anak sehingga anak berselera untuk makan makananAjarkan orang tua mengenai nutrisi yang diperlukan pada masing masing perkembanganJangan membiasakan waktu makan menjadi arena berperang antara orang tua dan anakBerikan makanan dalam porsi sedikit tapi seringUntuk lansiaKaji kemmapuan kognitif dan fungsional yang mengganggu kemampuan pasien untuk mempersiapkan makanan dan memakan makananKaji apakah pasien dapat membeli makanan yang cukupJika pasien hidup seorang diri bantu dalam menemukan bantuan komunitas yang menyediakan makanan untuk lansia Kaji pasien terhadap kurang protein dan energy yang umum terjadi pada lansiaAtur untuk memperoleh suplemen tinggi protein sesuai kebutuhan Kaji apakah depresi menjadi penyebab selera makanKaji kemungkinan efeksamping obat yang mungkin menyebabkan kehilangan selera makanCatatan Silahkan pilih intervensi keperawatan yang paling cocok untuk anda aplikasikan terhadap klien anda dan jangan paksakan menggunakan intervensi keperawatan sesuai dengan yang di artikel Judith M. Wilkinson dan Nancy R. Ahern. Buku Saku DIAGNOSIS KEPERAWATAN Diagnosis NANDA, Intervensi NIC, Kriteria hasil NOC Edisi 9. Alih Bahasa Ns. Esti Wahuningsih, dan Ns. Dwi Widiarti, S,Kep. EGC. Jakarta.Tindakanoperasi biasanya selalu diperlukan. Tetapi yang paling sering dilakukan adalah pembedahan sesegera mungkin. Risko Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b. Pada keadaan valvula Bauchini yang paten, terjadi distensi hebat dan sering mengakibatkan perforasi sekum karena tekanannya paling tinggi dan dindingnya yang lebih tipis.
Pasienpasien yang masuk ke rumah sakit sudah dengan malnutrisisebanyak 30 - 60 % dari kasus - kasus; 10 - 25 % nya dengan malnutrisi berat.Kebutuhan nutrisi bagi tubuh merupakan suatu kebutuhan dasar manusia yang sangat penting. Dilihat dari kegunaannya nutrisi merupakansumber energi untuk segala aktivitas dalam sistem tubuh.
Uploaded byMega Astari 75% found this document useful 40 votes73K views2 pagesOriginal Titleintervensi Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh Copyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document75% found this document useful 40 votes73K views2 pagesIntervensi Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan TubuhOriginal Titleintervensi Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh Uploaded byMega Astari Full descriptionBerikanhidrasi peroral secara adekuat sesuai dengan kebutuhan tubuh. Asupan cairan sangat diperhatikan untuk menambah volume cairan tubuh. 5. Kolaborasi pemberian cairan intravena RL, glukosa 5% dalam half strenght NaCl 0,9%, Dextran L 40. Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan mual, muntah, anoreksia. Tujuan:
1 Umur kehamilan sama dengan atau kurang dari 37 minggu. 2. Berat badan sama dengan atau kurang dari 2500 gram. 3. Panjang badan sama dengan atau kurang dari 46 cm. 4. Lingkar kepala sama dengan atau kurang dari 33 cm. 5. Lingkar dada sama dengan atau kurang dari 30 cm. 6. Rambut lanugo masih banyak. 7. Jaringan lemak subkutan tipis atau100% found this document useful 1 vote4K views6 pagesOriginal TitleLp Nutris SdkiCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote4K views6 pagesLP Nutris SdkiOriginal TitleLp Nutris SdkiJump to Page You are on page 1of 6 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. 2 Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan volume cairan aktif 3. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan tidak mampu dalam mencerna, memasukkan dan mengabsorbsi makanan. 4. Gangguan pola tidur berhubungan dengan nyeri akut 5. Perubahan perfusi jaringan berhubungan dengan penghentian darah oleh
Risiko Defisit Nutrisi. 391 total views, 1 views today Risiko Defisit Nutrisi. Definisi Beresiko mengalami asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Faktor Risiko Ketidakmampuan menelan makanan Ketidakmampuan mencerna makanan Ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien Peningkatan kebutuhan metabolisme Faktor ekonomi mis. finansial tidak mencukupi Faktor psikologis mis. stres, keenganan untuk makan Kondisi Klinis Terkait Stroke Parkinson Mobius Syndrome Celebral palsy Cleft lip Cleft palate Amyotropic lateral scierosis Kerusakan neuromuskular Luka bakar Kanker Infeksi AIDS Penyakit Crohn’s Enterokolotis Fibrosis kistik sumber Navigasi posPerubahannutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan kegagalan untuk mencerna atau ketidak mampuan mencerna makanan / absorpsi nutrisi yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah (SDM) normal. Tujuan : setelah dilakukan tindakan keperawatan 3 x 24 jam anak mampu mempertahankan berat badan yang stabil Kriteria Hasil : sangatdiperlukan agar menjaga kondisi tubuh tetap sehat.Keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh merupakan salah satu bagian dari fisiologi homeostatis yang melibatkan komposisi dan perpindahan 1berbagai cairan tubuh . Cairan tubuh adalah larutan yang terdiri dari air (pelarut) dan zat tertentu (zat terlarut) GS4LZX.